Meski telah berulang kali diberitakan, aktivitas tambang emas ilegal yang menggunakan mesin dompeng dan alat berat excavator masih berlangsung di darat maupun di aliran sungai. Disejumlah Titik lokasi sekitar pusat kota teluk kuantan.
Kuantan Singingi,– Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Desa koto Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dilaporkan masih terus beroperasi hingga saat ini. Ironisnya, sejumlah titik lokasi aktivitas PETI tersebut berada tidak jauh dari pusat Kota Teluk Kuantan, sehingga menimbulkan pertanyaan serius terhadap peran dan pengawasan aparat terkait.
1. Link video
2. Link video
3. Link video
4. Link video
5. Link video
6. Link video
7. Link video
8. Link video
9. Link video
10. Link video
11. Link video
Berdasarkan keterangan warga setempat, aktivitas PETI masih berjalan di beberapa titik, baik di daratan maupun di aliran anak sungai. Salah satu anak sungai dari lokasi PETI tersebut bahkan mengalir dan menyebrangi jalan lintas Kota Teluk Kuantan, sehingga kondisi sungai dapat terlihat langsung oleh masyarakat umum.
Dari pantauan visual warga, aliran sungai tersebut tampak keruh pekat menyerupai kubangan, baik pada siang maupun malam hari. Kondisi ini diduga kuat sebagai dampak langsung dari aktivitas PETI yang masih berlangsung di bagian hulu sungai.
“Dari sungai yang melintasi jalan kota saja sudah kelihatan jelas. Airnya keruh seperti kubangan, siang dan malam tidak berubah. Itu jadi bukti kalau aktivitas PETI memang masih beroperasi,” ujar salah seorang warga.
Warga juga menegaskan bahwa aktivitas PETI tersebut bukanlah hal baru. Dalam kurun waktu sekitar satu bulan terakhir, aktivitas ini telah berulang kali diberitakan oleh awak media, namun hingga kini belum terlihat adanya tindakan tegas dan nyata dari pihak berwenang.
Kondisi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, mengingat selain melanggar hukum, aktivitas PETI juga berdampak pada kerusakan lingkungan, pencemaran air sungai, serta berpotensi membahayakan pengguna jalan dan masyarakat sekitar.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan penertiban dan penindakan, terlebih lokasi aktivitas PETI tersebut berada dekat pusat pemerintahan dan kawasan perkotaan Teluk Kuantan.
Tim/redaksi






