BNNK Kuansing Gelar Workshop P4GN, GRANAT Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba hingga ke Akar-akarnya

KUANTAN SINGINGI, RIAU — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuantan Singingi menggelar Workshop Penggiat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Ruang Multimedia SMK Negeri 1 Teluk Kuantan, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat peran serta masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan dan memberantas peredaran gelap narkotika, sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Kuantan Singingi Bersinar (Bersih Narkoba).

Workshop tersebut dilaksanakan melalui Tim Kerja Pencegahan BNNK Kuantan Singingi dengan melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan, komunitas, dan penggiat antinarkoba guna membangun sinergi dalam menghadapi ancaman narkotika di tengah masyarakat.

Sejumlah organisasi dan komunitas turut hadir, di antaranya KIPAN Kuansing, KONI Kuansing, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), penggiat media sosial Kuansing, serta Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPC GRANAT) Kabupaten Kuantan Singingi.

Turut hadir Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Kuantan Singingi, Amrul Fikri Hamid, SKM, yang mewakili Kepala BNNK Kuansing, AKBP Usril, S.H., M.H. Hadir pula Maria Isabel Tarigan, S.H., Hakim Tingkat Pertama pada Pengadilan Negeri Teluk Kuantan; Radityo Dwi Nugroho, S.E., Kepala Subseksi Perawatan; serta dr. Tari, dokter yang menangani kasus terkait narkotika. Kegiatan dipandu oleh Natalia Simarmata dari BNN selaku protokol.

BNNK Kuansing Ajak Masyarakat Perkuat Benteng Antinarkoba

Dalam kegiatan tersebut, Amrul Fikri Hamid, SKM, menyampaikan bahwa upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, peredaran gelap narkotika merupakan persoalan serius yang harus dihadapi melalui kerja sama antara aparat penegak hukum, pemerintah, organisasi kemasyarakatan, lingkungan pendidikan, dan masyarakat secara luas.

“Maraknya peredaran narkotika di Kuansing tentunya harus kita lawan dengan membentengi dan membentuk satgas antinarkoba, agar peredaran narkotika tersebut benar-benar dibasmi hingga ke akar-akarnya,” ujar Amrul.

Ia juga menjelaskan mengenai komitmen dan arahan Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto melalui Kapolda Riau Irjen Pol. Arman Achdiat, S.I.K., M.Si., terkait pentingnya memberikan perhatian serius terhadap persoalan narkotika.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pemberantasan narkotika membutuhkan keseriusan, koordinasi, dan langkah nyata dari berbagai pihak. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan serta melaporkan dugaan peredaran narkotika melalui saluran resmi yang tersedia.

Melalui workshop ini, BNNK Kuansing berharap para peserta dapat menjadi penggerak P4GN di lingkungan masing-masing, memperluas edukasi mengenai bahaya narkotika, serta memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba.

DPC GRANAT Kuansing Tegaskan Komitmen Dukung Pemberantasan Narkoba

Sementara itu, Ketua DPC GRANAT Kabupaten Kuantan Singingi, Diki Saputra, menegaskan komitmen organisasinya untuk mendukung penuh upaya pemerintah dan aparat penegak hukum dalam mencegah serta memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Menurut Diki, keikutsertaan GRANAT dalam workshop tersebut merupakan bentuk nyata dukungan organisasi terhadap program P4GN sekaligus upaya memperkuat sinergi dengan BNN, kepolisian, lembaga pendidikan, dan seluruh lapisan masyarakat.

Ia menilai bahwa perang melawan narkoba tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat penegak hukum. Diperlukan keberanian, kepedulian, dan keterlibatan masyarakat untuk membangun lingkungan yang lebih aman serta melindungi generasi muda dari bahaya narkotika.

“Kami sangat mendukung penuh upaya pemberantasan narkoba. Kami juga berkomitmen untuk ikut melawan dan mencegah peredaran narkoba di lingkungan kita. GRANAT siap bersinergi dengan pemerintah, BNN, kepolisian, dan seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan program P4GN,” tegas Diki Saputra.

Ia menambahkan bahwa komitmen tersebut harus diwujudkan melalui kegiatan nyata dan berkelanjutan, terutama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkotika.

GRANAT Dorong Pencegahan Narkoba Dimulai dari Lingkungan Pendidikan

Lebih lanjut, Diki Saputra menekankan pentingnya membangun benteng pertahanan terhadap narkotika sejak dini, khususnya di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, meningkatkan kesadaran, dan membekali generasi muda dengan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

Oleh karena itu, kolaborasi antara organisasi antinarkoba, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar upaya pencegahan dapat menjangkau generasi muda secara lebih luas.

“Kita tidak bisa membiarkan generasi penerus kita hancur karena narkoba. Semua pihak harus bersatu. GRANAT siap menjadi mitra strategis pemerintah dan kepolisian di tingkat masyarakat untuk menyukseskan program P4GN,” tambahnya.

Diki menegaskan, DPC GRANAT Kabupaten Kuantan Singingi siap mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosialisasi, edukasi, dan pencegahan narkotika di sekolah maupun lingkungan masyarakat.

Baginya, melindungi generasi muda dari ancaman narkotika merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian serta tindakan nyata dari seluruh elemen masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para penggiat P4GN mampu berperan sebagai penggerak di lingkungannya masing-masing, memperluas penyebaran informasi yang benar mengenai bahaya narkotika, serta mendorong terbentuknya lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Pemberantasan narkoba membutuhkan keberanian, kepedulian, dan kerja sama semua pihak. Bersama-sama, mari lindungi generasi muda dan wujudkan Kabupaten Kuantan Singingi Bersinar: Bersih Narkoba.