Benai – Kuansing, Jumat (26/12/2025) Polsek Benai melaksanakan kegiatan penertiban terhadap dugaan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukumnya, tepatnya di Dusun Jirak, Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi.
Kegiatan penertiban tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Benai Ipda Hainur Rasyid, SH, bersama sejumlah personel Polsek Benai.
Jalannya Kegiatan
Pada hari Jumat, 26 Desember 2025, sekira pukul 08.30 WIB, Kapolsek Benai beserta personel berangkat dari Mako Polsek Benai menuju lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas PETI menggunakan kendaraan dinas 1 unit R-4 dan 2 unit R-2.
Setibanya di TKP 1, petugas tidak menemukan adanya pelaku maupun peralatan yang digunakan untuk aktivitas PETI. Kuat dugaan, para pelaku telah meninggalkan lokasi sebelum dilakukan pengecekan oleh petugas.

Selanjutnya, petugas bergerak menuju TKP 2 yang berjarak kurang lebih 2 kilometer dari TKP 1. Di lokasi tersebut, petugas menemukan 2 (dua) unit bangkai rakit PETI (stinkay) yang telah ditinggalkan oleh para pelaku.
Atas temuan tersebut, Kapolsek Benai memerintahkan personel untuk melakukan penindakan dengan cara memusnahkan dua unit bangkai rakit PETI tersebut dengan dibakar di lokasi.
Setelah kegiatan penindakan selesai, Kapolsek Benai beserta personel kembali ke Mako Polsek Benai.
Tindakan yang Dilakukan
Adapun tindakan yang dilakukan dalam kegiatan tersebut meliputi:
Melakukan penindakan terhadap bangkai rakit PETI (stinkay) yang ditemukan di TKP.
Memberikan himbauan kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi agar tidak melakukan aktivitas PETI.
Menghimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada Polsek Benai apabila di kemudian hari mengetahui atau menemukan adanya aktivitas PETI di wilayah hukum Polsek Benai.
Hasil Kegiatan
Pelaku yang diamankan: Nihil
Barang bukti yang diamankan: Nihil
Kegiatan penertiban berakhir pada pukul 11.00 WIB dan berjalan dengan aman serta kondusif.
Informasi Masyarakat:
Sementara itu, berdasarkan keterangan warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan, diketahui bahwa lokasi PETI tersebut baru tahap persiapan, di mana lahan tambang telah dikupas menggunakan alat berat oleh pemodal tambang. Warga menduga para pelaku berpotensi kembali beroperasi.
Warga menegaskan akan mengawal dan memantau secara ketat, serta segera melaporkan kembali kepada pihak berwajib maupun media apabila aktivitas PETI kembali berlangsung.
Polsek Benai menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk aktivitas PETI guna menjaga keamanan, ketertiban, serta kelestarian lingkungan di wilayah hukumnya.
Redaksi



