Marak Aktivitas PETI di Pulau Padang Singingi, Warga Minta Wartawan Lakukan Investigasi Lapangan

Kuantan Singingi, Riau – Dugaan maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Pulau Padang, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, mendapat perhatian dari masyarakat setempat.

Pada Senin (6/7/2026), sejumlah warga menghubungi redaksi dan meminta agar wartawan melakukan penelusuran serta investigasi langsung ke lokasi yang diduga menjadi titik aktivitas PETI.

Warga tersebut juga menyampaikan sejumlah dokumentasi berupa foto yang memperlihatkan adanya dugaan kegiatan penambangan emas ilegal di beberapa titik wilayah Pulau Padang. Menurut keterangan warga, aktivitas PETI tersebut saat ini disebut semakin meningkat dan berlangsung di beberapa lokasi, salah satunya di kawasan Sungai Kasang Lubuk Buaya.

“Bang, kami meminta bantuan agar rekan-rekan wartawan dapat memantau kondisi di lapangan. Aktivitas PETI menggunakan mesin dompeng di beberapa titik wilayah Pulau Padang semakin ramai, terutama di Sungai Kasang Lubuk Buaya,” ujar warga kepada redaksi.

Warga menjelaskan, foto-foto yang dikirimkan hanya dapat diambil dari jarak jauh karena alasan keselamatan. Ia berharap pihak terkait dapat melakukan pengecekan langsung terhadap dugaan aktivitas tersebut.

“Di dalam lokasi terlihat ramai aktivitas PETI. Mohon turun melakukan investigasi atau berkoordinasi dengan rekan-rekan wartawan untuk melakukan pengecekan lapangan,” tambahnya.

Menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, redaksi bersama sejumlah wartawan berencana melakukan investigasi lanjutan guna memastikan kebenaran informasi dan kondisi di lapangan.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum serta instansi terkait dapat segera melakukan langkah pengawasan dan penertiban apabila ditemukan adanya aktivitas pertambangan yang melanggar aturan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan aktivitas PETI di wilayah Pulau Padang, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *