KUANTAN SINGINGI – Makam Pahlawan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang baru saja dibangun menggunakan anggaran miliaran rupiah dari APBD Kuansing tahun 2024 kini memprihatinkan.
Area tersebut terlihat ditumbuhi semak belukar dan rumput liar yang tumbuh tinggi, menutupi bagian dalam maupun luar kompleks makam.
Kondisi ini menimbulkan keprihatinan warga yang melintas di sekitar lokasi.
Mereka menilai, seharusnya makam pahlawan itu tidak dibiarkan semak ditumbuhi rumput liar, mengingat tempat tersebut merupakan simbol penghormatan terhadap jasa para pejuang sekaligus bagian dari aset daerah yang harus dijaga dan dirawat.
Seorang warga Kuantan Singingi yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kritik terhadap pemerintah daerah. Ia menilai pembangunan dengan anggaran besar tidak diimbangi dengan perawatan yang memadai.
“Kondisi makam itu sudah sangat memprihatinkan, ditumbuhi rumput liar. Pemerintah daerah dinilai sia – sia menggelontorkan anggaran miliaran rupiah untuk membangun makam jika tidak dirawat dan dijaga dengan baik,” ujarnya kepada media, Selasa (31/03/2026).
Menurut dia, makam pahlawan seharusnya dirawat secara rutin agar tetap bersih, tertata, dan layak menjadi tempat penghormatan bagi para pejuang. Ia juga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah untuk membersihkan dan merawat kawasan tersebut.
Selain itu, Pemda Kuansing katanya dinilai kurang matang dalam mengkaji skala prioritas pembangunan yang menelan anggaran besar. Sehingga proyek makam pahlawan ini, diduga beraroma korupsi, karena dari fasilitas dan item pembangunan terbilang minim. Aparat penegak Hukum bisa saja mengaudit kembali realisasi anggaran pembangunan makam pahlawan Kuansing tersebut.

