KUANTAN SINGINGI – Dugaan penyimpangan anggaran pemeliharaan rumah dinas Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) kian menguat. Pasalnya, kondisi bangunan yang berada di pinggir Jalan Lintas Teluk Kuantan–Pekanbaru tersebut terlihat tidak terawat dan dibiarkan dipenuhi semak belukar.
Pantauan awak media pada Selasa (31/3/2026) menunjukkan area taman di sekitar pagar rumah dinas dipenuhi rumput liar tanpa adanya tanda-tanda perawatan rutin. Kondisi ini memicu sorotan tajam dari masyarakat, yang menilai pengelolaan anggaran pemeliharaan tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Upaya konfirmasi kepada Kepala Bagian Umum Setda Kuansing terkait penggunaan anggaran hingga kini belum mendapatkan tanggapan, menambah kecurigaan publik atas transparansi pengelolaan dana tersebut.
Seorang warga Teluk Kuantan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kondisi memprihatinkan ini bukan hal baru. Ia menyebut, dalam kurun waktu dua tahun terakhir, lingkungan rumah dinas nyaris tidak menunjukkan perawatan yang layak.
“Yang terlihat hanya pengecatan ulang bangunan dan pagar. Sementara kebersihan lingkungan, seperti rumput liar, dibiarkan begitu saja tanpa perawatan,” ujarnya tegas.
Ia menilai, seharusnya ada petugas kebersihan yang disiagakan setiap hari, mengingat rumah dinas tersebut merupakan simbol daerah yang mencerminkan wajah pemerintahan.
“Ini simbol daerah, bukan bangunan biasa. Sudah seharusnya dijaga kebersihan dan keasriannya setiap hari,” tambahnya.
Kondisi ini semakin memperkuat dugaan adanya ketidaksesuaian dalam penggunaan anggaran pemeliharaan. Masyarakat pun mendesak agar pihak berwenang segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh.
“Harus ada audit dan pemeriksaan serius agar jelas ke mana anggaran itu digunakan. Jangan sampai merugikan daerah,” tutupnya.
