Forum Alumni BEM (FABEM) Riau dan Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bahas Sinergi Pengamanan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN)

Pekanbaru,-

27 November 2025,

Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Riau mengadakan pertemuan silaturahmi dengan Komando Daerah Militer (Kodam) XIX/Tuanku Tambusai di Ruang Kerja Pangdam, Markas Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

Pertemuan ini bertujuan menjalin kolaborasi strategis antara kelompok intelektual muda dan aparat keamanan, khususnya dalam menjaga kelestarian Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) —

salah satu kawasan hutan penting di Riau yang menjadi paru-paru dunia.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., Kasdam Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M., beserta jajaran.

Dari pihak Forum Alumni BEM Riau hadir Ketua FABEM Riau Heri Guspendri, S.P., M.Sos., didampingi pengurus lainnya, termasuk Bendahara FABEM Riau,

Darmadi, S.P. Sinergi untuk Penyelamatan TNTN Dalam sambutannya, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai menyambut baik inisiatif silaturahmi dan kolaborasi dari para alumni BEM Riau.

Beliau menegaskan bahwa pengamanan kawasan TNTN merupakan prioritas Kodam dan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Isu di TNTN bukan hanya masalah keamanan, tetapi juga konservasi, lingkungan, dan penegakan hukum. Kodam XIX/Tuanku Tambusai berkomitmen penuh menjaga kawasan ini, namun kami tidak bisa bekerja sendirian. Sinergi dengan akademisi dan kelompok masyarakat seperti Forum Alumni BEM Riau sangat krusial,” ujar Mayjen TNI Dr.

Agus Hadi Waluyo.Sementara itu, Ketua FABEM Riau Heri Guspendri menegaskan bahwa pihaknya siap menjadi mitra strategis Kodam dalam upaya kolaboratif menjaga TNTN.

“Sebagai masyarakat Riau, kami terpanggil untuk ikut berkontribusi. FABEM Riau siap berperan dalam edukasi, sosialisasi hukum, serta pengawasan berbasis data yang dapat mendukung tugas Kodam di lapangan.

Kami yakin dengan kolaborasi, upaya pengamanan TNTN dari pembalakan liar, perambahan, dan konflik lahan dapat berjalan lebih efektif,”

ujar Heri Guspendri.Rencana Aksi Bersama

 

Pertemuan ini menghasilkan beberapa kesepakatan strategis, yang akan ditindaklanjuti dalam waktu dekat:

1. Penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) bersama pakar lingkungan, akademisi, penegak hukum, serta perwakilan masyarakat adat untuk merumuskan solusi komprehensif terkait penyelamatan TNTN.

2. Program Edukasi dan Sosialisasi Hukum Konservasi bagi masyarakat di kawasan penyangga TNTN, dilaksanakan oleh FABEM Riau dengan dukungan personel Kodam.

 

3. Penyediaan Data dan Kajian oleh Forum Alumni BEM Riau sebagai dasar penguatan perencanaan operasi pengamanan TNTN oleh Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

 

Melalui sinergi ini, diharapkan upaya pengamanan dan pelestarian Taman Nasional Tesso Nilo dapat berjalan lebih masif, terstruktur, dan berkelanjutan, demi mewujudkan Riau yang aman, lestari, serta berdaya saing.

 

Tim/redaksi