NIAS BARAT — Pembangunan peningkatan ruas jalan yang menghubungkan Dusun I Soyamanu, Desa Sitoluewali, Kecamatan Moro’o, Kabupaten Nias Barat, menuju perbatasan Desa Gunung Tua, Kecamatan Tugala Oyo, Kabupaten Nias Utara, kini memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing), Kamis (22/10/2026).
Peningkatan infrastruktur jalan tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Nias Barat dalam memperbaiki akses transportasi masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan antarkabupaten.
Pekerjaan fisik berupa pengaspalan menggunakan metode Lapis Penetrasi Macadam (Lapen) dengan panjang sekitar 860 meter itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nias Barat.
Berdasarkan jadwal kontrak, pekerjaan tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 120 hari kalender, terhitung sejak 27 Juli hingga 27 November 2026. Hingga Kamis (22/10/2026), pengerjaan di lapangan telah memasuki tahap akhir sebelum berakhirnya masa kontrak.
Kelancaran pelaksanaan pembangunan ini tidak terlepas dari koordinasi dan kerja sama antara kontraktor pelaksana, jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), tokoh masyarakat, serta warga setempat yang turut mendukung proses pengerjaan.
Warga Rasakan Manfaat Pembangunan Jalan
Pembangunan ruas jalan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendukung aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat setempat.
Dengan semakin baiknya kondisi jalan, akses transportasi yang sebelumnya menjadi tantangan bagi warga di kawasan perbatasan diharapkan dapat semakin mudah dan efisien.
Atas pembangunan tersebut, warga Dusun I Soyamanu, Desa Sitoluewali, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nias Barat, khususnya Bupati Nias Barat, Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M.
Masyarakat menilai pembangunan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayah perbatasan, sekaligus upaya menjawab aspirasi warga yang selama ini mengharapkan peningkatan akses transportasi.
Warga berharap perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan dapat terus berlanjut sehingga manfaat pembangunan semakin dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Harapkan Pemerintah Nias Utara Lanjutkan Pembangunan Jalan
Meskipun pembangunan ruas jalan di wilayah Kabupaten Nias Barat telah memasuki tahap penyelesaian akhir, konektivitas jalan yang menghubungkan kedua kabupaten tersebut masih memerlukan pembangunan lanjutan dari sisi wilayah Kabupaten Nias Utara.
Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat karena keberadaan jalan penghubung antarkabupaten akan memberikan manfaat yang lebih optimal apabila akses dari kedua wilayah dapat tersambung secara berkesinambungan.
Oleh sebab itu, warga setempat berharap Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, S.Pd., M.I.P., bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) serta DPRD Kabupaten Nias Utara, dapat memberikan perhatian terhadap usulan kelanjutan pembangunan jalan dari arah Desa Gunung Tua, Kecamatan Tugala Oyo.
Masyarakat berharap pembangunan lanjutan tersebut dapat dipertimbangkan dalam perencanaan dan penganggaran daerah sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan keuangan pemerintah daerah.
Apabila akses jalan dari kedua kabupaten dapat terhubung secara optimal, keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar transportasi, meningkatkan interaksi sosial dan ekonomi masyarakat, serta membuka akses yang lebih luas bagi warga di kawasan perbatasan.
Apresiasi untuk Pemkab Nias Barat
Mewakili masyarakat Dusun I Soyamanu, Desa Sitoluewali, tokoh masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nias Barat atas perhatian dan pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Masyarakat juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, tokoh masyarakat, dan warga dapat terus diperkuat demi mendukung pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah perbatasan Kabupaten Nias Barat dan Kabupaten Nias Utara.
Ke depan, penyelesaian pembangunan jalan dari kedua sisi wilayah diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat konektivitas antarkabupaten serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Nias.






