Praktik Kayu Ilegal di Riau Kian Terstruktur, Diduga Libatkan Oknum TNI

Riau – Isu maraknya praktik ilegal loging di Riau terus menjadi sorotan. Berbagai titik di sejumlah kabupaten seperti Siak Kecil Bengkalis, Kabupaten Siak, sekitaran Pekanbaru hingga Kabupaten Kampar, menjadi arena permainan gelap para mafia kayu. Sepanjang satu bulan terakhir, aktivitas tersebut viral dan ramai diberitakan, namun ironisnya belum tampak tindakan serius yang mampu menghentikan aksi para pelaku.

Salah satu lokasi yang kembali terpantau ialah sebuah sawmill di Desa Tarai, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, pada Jumat (24/10/2025). Tempat ini sebelumnya diketahui milik seorang pria berinisial Zulkifli alias Ombak.

Menariknya, Sekarang kendalinya sudah berubah,” ujar narasumber. “Zulkifli masih punya peran besar, tapi yang diduga mengendalikan lapangan itu oknum anggota TNI AD berinisial D.A, bertugas di wilayah Kodam XIX/Tuanku Tambusai Pekanbaru. Tujuan perubahan pola ini agar aktivitas mereka lebih aman dan tidak mudah disentuh aparat.”

Selain itu, kelompok tersebut juga diduga memanfaatkan sebuah nama lembaga demi kepentingan melancarkan aktivitas ilegal.

Situasi ini memperkuat dugaan adanya sindikat terstruktur yang memiliki pembeking kuat, sehingga aktivitas sawmill ilegal dapat tetap berjalan walau sudah beberapa kali masuk pemberitaan dan pantauan aparat.

Masyarakat mempertanyakan, sampai kapan aksi perusakan hutan ini akan terus dibiarkan? Apakah penegakan hukum hanya akan berhenti pada mereka yang kecil perannya, sementara aktor kuat di belakang layar tetap bebas menjalankan bisnis haram?

Kasus ini menambah deretan panjang persoalan terkait aktivitas ilegal di wilayah Kabupaten Kampar yang kerap mendapat sorotan publik. Penegakan hukum yang tegas dan transparan menjadi harapan utama agar tidak ada lagi celah bagi para pelaku untuk kembali beroperasi secara bebas.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Kampar dan instansi terkait belum dapat dimintai keterangan resmi terkait temuan terbaru ini.

Wakapolda Riau Brigjen Yossy saat dikonfirmasi akan memberikan atensi untuk temuan awak media tersebut.

“Terimakasih infonya, kami atensi” Balasnya