Bengkalis, Riau –Hingga Selasa (11/11/2025), dugaan keterlibatan sejumlah oknum aparat dalam praktik penebangan liar (illegal logging) di wilayah Tanjung Leban, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, masih menjadi tanda tanya besar di tengah masyarakat.
Informasi yang beredar menyebut adanya dugaan praktik “kongkalingkong” antara oknum aparat kepolisian dari Polsek Bukit Batu, oknum anggota TNI, serta beberapa pihak lain termasuk oknum wartawan. Mereka diduga melindungi seorang pria bernama Indrian Sitorus, yang disebut-sebut sebagai pelaku utama aktivitas penebangan kayu secara ilegal di kawasan tersebut.
Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, ada dugaan terjadinya praktik suap dengan nilai berbeda kepada sejumlah pihak untuk menghentikan atau memperlambat proses hukum kasus tersebut. Namun, hingga kini kebenaran informasi tersebut belum dapat dipastikan secara resmi.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Bukit Batu dengan tegas membantah tuduhan tersebut.
> “Saya tidak pernah menerima uang dari pihak mana pun, apalagi dari yang disebut mafia kayu. Kasus ini masih dalam penyelidikan, dan kami berkomitmen untuk menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat,” ujar Kapolsek.
Meski demikian, masyarakat masih mempertanyakan kejelasan status hukum Indrian Sitorus — apakah yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka, masih berstatus saksi, atau masih dalam tahap pemeriksaan. Ketidakjelasan ini memicu berbagai spekulasi dan keraguan di tengah publik mengenai keseriusan aparat penegak hukum dalam mengusut kasus tersebut.
Pemerhati lingkungan di Bengkalis mendesak agar pihak berwenang menindaklanjuti laporan ini secara transparan, profesional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, mengingat aktivitas penebangan liar dapat menimbulkan kerusakan hutan dan kerugian besar bagi daerah.
Hingga berita ini diterbitkan, tim wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum dan instansi berwenang, untuk memperoleh kejelasan lebih lanjut terkait perkembangan kasus dan status hukum Indrian Sitorus.
Redaksi akan memperbarui informasi ini apabila terdapat perkembangan terbaru di lapangan.






